Hal-hal Yang Harus Diperhatikan dalam Pemberian Pupuk cara Spraying


Hal-hal yang perlu diketahui ketika memberikan pupuk dengan cara spraying yaitu:

1. Selalu aplikasikan pemupukan dengan konsentrasi rendah. Pemberian dengan konsentrasi tinggi hanya akan menimbulakn pemborosan, selain itu larutan pupuk pekat yang menempel pada daun dapat mengakibatkan plasmolisis (keluarnya cairan sel) sehingga daun menjadi rusak. Perlu diingat bahwa lebih baik kurang daripada berlebih tetapi yang terbaik adalah tepat dosis.
2. Lakukan dengan frekuensi yang tepat. Aplikasi pemupukan dengan konsentrasi rendah dilakukan lebih sering daripada konsentrasi tinggi.
3. Lakukan penyemprotan pada seluruh bagian tanaman (misal pada anggrek) terutama pada permukaan daun bagian bawah karena pada daerah tersebut stomata lebih banyak dibandingkan pada permukaan atas. Permukaan atas daun dilapisi lapisan lilin lebih tebal daripada permukaan bawah daun dan stomata pada permukaan atas dapat tertutupi debu sehingga penetrasi hara ke dalam daun bisa terhalangi (akibat tekanan permukaan).
4. Penyemprotan dilakukan ketika matahari tidak bersinar terik yaitu pada pagi atau sore hari. Penyemprotan pada siang hari merupakan pekerjaan yang sia-sia karena larutan akan cepat menguap, terlebih lagi apabila air membentuk butiran di atas dau dapat mengakibatkan efek lup/kaca pembesar yang mengakibatkan daun menjadi terbakar (sun burn).
5. Apabila hari akan turun hujan, lakukan penyemprotan satu jam sebelum atau sesudah hujan untuk memberi kesempatan pada tanaman untuk menyerap hara. Jangan melakukan penyemprotan pada saat hujan karena akan sia-sia akibat tercuci air hujan.
6. Gunakan air yang lebih hangat dari suhu kita. Penggunaan air dingin untuk larutan pupuk akan mengakibatkan stomata menutup ketika diaplikasikan sehingga pemupukan tidak efektif.
7. Baca dengan teliti petunjuk penggunaan pupuk.
8. Jangan melakukan penyemprotan ketika tanaman muncul tunas muda, karena tunas ini sangat rentan terhadap pupuk.
9. Jangan melakukan penyemprotan ketika tanaman berbunga karena bunga dapat rontok.
10. Jangan melakukan penyemprotan pada tanaman muda hasil aklimatisasi atau baru dipindahkan ke lapang.

http://rachmatullah83.wordpress.com/2009/07/02/pemupukan-cara-spraying/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: